Pages

Selasa, 11 September 2012

Leuyeh - leuyeh di Wisma Apung

Karimun Jawa  stories : Part 1

Kembali….ke Laut. Aheey! Karimun Jawa sudah lama jadi wishlist saya namun rencana sering jadi rencana. Nah ketika kak Sisil mau ke Karjaw, saya langsung nyamber ‘ikuuuuuuut’. Teman-teman perjalanan saya selain Kak Sisil, ada Kak Uci, Kak Indri, Mbak Endah, dan Destia. Perjalanan menuju ke Karjaw lumayan panjang dari Jakarta yaitu naik pesawat malam (yang delay) ke Semarang, pagi-pagi naik travel menuju Jepara, dan dilanjutkan naik kapal express Bahari (yang delaynya lebih parah). Itinerary hari pertama jadi berantakan gara-gara keterlambatan kapal.



Kami menginap di wisma apung yang berdiri di atas laut. Ada kapal yang khusus untuk antar-jemput tamu dari Wisma Apung dan Karjaw daratan. Tamu-tamu di Wisma Apung cukup ramai hingga kami kebagian kamar non-AC yang tidak memiliki kamar mandi di dalam. No big deal lah, enjoy aja. ;) Kegiatan yang dilakukan hanya melihat-lihat sekeliling wisma dan leuyeh-leuyeh sambil menunggu nasi bungkus. Di tengah wisma ada penangkaran ikan hiu, nampak juga kura-kura berada dalam kolam tersebut.

Sensasi menginap di atas laut bukan pertama kali bagi saya. Tetap saja saya merasa gamang apalagi jika ingin menggunakan toilet. Saluran pembuangannya langsung cusss ke laut. Dan kita pun bisa melihat air laut yang dibawah melalui sela-sela papan. Kadang-kadang ada kepiting muncul dari bawah papan. *Hiyaa! bikin kaget aja*



Salah satu keuntungan menginap di Wisma Apung adalah pemandangan sunsetnya yang berbeda dari menginap di guesthouse lainnya. Tamu-tamu bisa menikmati sunset yang berada di belakang wisma. Matahari seolah-olah tenggelam ke dalam laut. Subhanallah indahnya.

Malam di Karjaw tidak sesunyi yang saya kira. Kesyahduan Wisma Apung diiringi oleh bunyi genset. Listrik hanya hidup di malam hari. Sekelompok mahasiswa (sepertinya) asyik bernyanyi-nyanyi namun tidak lama karena mereka menyebrang ke alun-alun kota. Suasana penginapan jadi sepi. Kami tidak menyebrang ke Karjaw daratan, pemandangan yang kami lihat dari depan kamar membuat betah di Wisma Apung. Matahari yang sudah tenggelam digantikan bulan yang penuh. Sinar ‘supermoon’ yang menyentuh permukaan air laut menghasilkan kemilau yang indah. Aaaaaaaa so sweet, malam minggu pula. Jadi galau deh. ;)


Untuk sinyal telekomunikasi di Wisma Apung termasuk lancaaar biar berada di tengah laut masih bisa update twitter atau whatsapp-an. Tuh menara BTS nya kelihatan kan (di dekat bulan) ?  :)  

(bersambung)....

1 komentar:

  1. slamat sore salam kenal ;)
    waah spertinya indah skali ya gan mnikmati sunrise di wisma apung ??
    oiya btw mau tanya ni, agan ada info ttg jual rumah brebes yg desain rumahny klasik modern n mutu bangunanny berkualitas serta hargany terjangkau itu dmna ya ? soalny tmen ane lgi nyari ni
    dtunggu infonya ya gan mkasih
    salam sukses ;)

    BalasHapus